Semua Pengunjung Candi Borobudur Disarungi Batik
Rabu, Maret 16, 2011
Ada pemandangan tidak biasa yang bisa kita lihat pada para pengunjung candi Borobudur. Pengunjung candi Borobudur kini diharuskan menggunakan sarung yang telah disediakan oleh pihak candi Borobudur. Sarung yang disediakan bukanlah sembarang sarung, sarung-sarung yang disediakan dengan motif Sido Luhur dengan gambar candi Borobudur.
![]() |
| picture: http://www.relax.com.sg/relax/news/314754/Indonesia_asks_Borobudur_visitors_to_don_a_sarong.html |
Proses 'sarungisasi' ini telah diujicobakan sejak bulan Februari 2011 yang lalu, awalnya penggunaan sarung ini ditujukan bagi para wisatawan perempuan yang menggunakan rok ataupun celana pendek. Namun kemudian berkembang dan kini diperuntukkan bagi semua pengunjung baik laki-laki maupun perempuan dengan batasan usia SMP ke atas.
Pihak candi Borobudur kini telah menyediakan sebanyak 10 ribu potong kain sarung. Para pengunjung akan diminta untuk memakai sarung yang telah disediakan sebelum menaiki tangga dan masuk ke dalam zona candi. Di pintu keluar akan ada petugas yang mencopot sarung para pengunjung. Namun bagi para pengunjunjung yang menginginkan membawa pulang sarung tersebut, cukup menggantinya dengan 150 ribu rupiah.
Menarik juga 'sarungisasi' di candi Borobudur, semoga saja dengan adanya 'sarungisasi' ini akan semakin membuat antusias wisatawan mancanegara maupun wisatawan dalam negeri untuk berkunjung ke candi Borobudur.
Tags: Info, Menarik, Umum, Unik
Langganan:
Poskan Komentar (Atom)

Share your views...
12 Respones to "Semua Pengunjung Candi Borobudur Disarungi Batik"
awas jatuh om & tante bule, kesrimpet sarungnya ntar he he he
17 Maret 2011 10.58
taktik promosinya hebat juga ya
21 Maret 2011 08.23
saya rasa kemungkinan mau memperkenalkan batik kepada pengunjung waktu itu
21 Maret 2011 08.28
berkunjung ke sobat blogger terbaik :)
smoga shat slalu kawan
25 Maret 2011 14.47
Batik memang is the best...
asli punya Indonesia!! gak bisa diganggu gugat...
padahal dulu, kalo anak muda pake batik dibilangin kayak orang tua, tapi sekarang... yang pake batik dibilang pahlawan Nasional... superb!!
btw, meskipun Candi Borobudur udah 'lengser' dari 7Wonders of the world tapi Candi terbesar didunia ini memang tetap sangat keren... (tapi saya belum pernah kesana, T.T)
salam kenal bro, salam blogger!!
26 Maret 2011 09.16
Coba saja bali juga melakukan hal tersebut..
karena bali lebih banyak pengunjung dari luarnya.
semoga saja mendapatkan pengakuan dari negara lain dan tidak akan ada yang berani mengambilnya.
terima kasih..
26 Maret 2011 20.23
wah mnarik sekali, saya ke borobudur tahun lalu hanya yang menggunakan celana pendek saja yang diharuskan menggunakan sarung. sekarang semuanya ya.. good job lah buat pengelola candi borobudur. karena biar bagaimanapun candi ini masih digunakan sebagai tempat ibadah
4 April 2011 15.50
wah itu seperti trik promosi saja ya
9 April 2011 11.06
@perawatan wajah,saya rasa itu hanya mengenalkan batik kepada pengunjung luar.
9 April 2011 11.07
luar biasa batik sudah menjadi bagian pakaian yang harus dilestarikan
9 April 2011 11.07
Seharusnya begitu caranya untuk membuat batik lebih mempesona dan promosi yang jitu dengan cara yang cerdas.
13 April 2011 08.41
@ all
Selain untuk mempromosikan batik, melestarikan budaya lokal, juga untuk menarik minat para pengunjung
Poskan Komentar
komentar disini